DIDUGA SEJUMLAH PROYEK DI WAJO DIKERJAKAN OLEH CUKONG POLITIK ” DAN DITEMUKAN KONTRUKSI BANGUNAN BANYAK DINILAI TIDAK SESUAI SPEKSIFIKASI “

Control24 jam.co.id// WAJO – Perkumpulan Perusahaan Media Onlie Indonesia (PP – MOI) DPC Kab. Wajo, menyoroti sejumlah Proyek Tahun 2025 diduga di kerjakan oleh ” CUKONG POLITIK ” ditemukan dinilai tidak sesuai Speksifikasi sehingga belum rampung Pembangunannya sudak ada ditemukan rusak.

Selanjutnya ada 2 (dua) proyek di Kab. Wajo yang diduga dikerjakan oleh Cukong Politik yang menjadi Atensi MOI DPC Kab. Wajo untuk di kawal dan berpotensi akan di laporkan ke APH ( Aparat Penegak Hukum ) bisa dibayangkan ada sekitar Rp 12 Milyar dihabiskan Kedua Proyek tersebut, dan adapun kedua Proyek yang kami maksud sebagai berikut :

1. Proyek Pembangunan Rehabilitasi Gedung Islamic Center di Ulugalung Desa Lempa Kec. Pammana, bersama sejumlah fasilitas lainnya telah menghabiskan APBD – P (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan ) Tahun 2025 sebesar Rp. 4,6 Milyar lebih.
2. Pembangunan Rekonstruksi Kawasan Wisata Bangsalae Kel. Siwa Kec. Pitumpanua yang dikerjakan oleh CV.MULTI SARANA SOLUTION, telah menghabiskan APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) Tahun 2025 sebesar 7,5 Milyar lebih.- demikian Press Realise Marsose Gala Ketua MOI DPC Kab. Wajo kepada sejumlah awak Media di Sengkang Selasa, 7 April 2026

Marsose Gala Menambahkan bahwa berdasarkan Pemantauan dan Monitoring kami bersama Tim di dua proyek tahun 2025, telah ditemukan sejumlah pekerjaan diduga tidak sesuai Speksifikasi antara lain Sebagai berikut :

1. Khusus Pembangunan Rehabilitasi Islami Center Ulugalung Desa Lempa, ada sejumlah item Pekerjaan yang dinilai tidak sesuai Speksifikasi yakni :
* Pembangunan Pagar sudah Miring dan berpotensi roboh dan bisa membahayakan Pengunjung Islamic Center saat Pemberangkan jama’ah Haji
* Pembangunan Pelataran Madina, Payumnya sudah ada yang bocor atau robek, Pipa pembuangan airnya menghadap kepelataran sehingga Pelataran akan tergenangi air bilamana hujan turung.
* Pembangunan tiang listrik jalan dinilai rapuh karena bilamana disentuh goyang
* Pembangunan Jalanan Aspal dinilai aspalnya tipis, sehingga ditemukan ada jalanan aspal sudah ditumbuhi rumput.

2. Khusus Pembangunan Rekontruksi Kawasan Wisata Bangsalae Kel, Siwa Kec. Pitumpanua, Ada sejumlah Item Pekerjaan dinilai tidak sesuai Speksifikasi antara lain sebagai berikut :

* Pemasangan Paving block sepertinya di campur Paving block bekas atau yang lama dan Paving block yang baru, dan diragukan kepadatannya.
* Pembangunan Gedung sudah ditemukan sudah ada yang bocor

Berdasrkan hal hal yang telah di uraikan diatas, maka kami selaku Pucut Pimpinan PP – MOI DPC Kab. Wajo, meminta atau menyarankan kepada Bupati Wajo, sekiranya dapat di evaluasi Rekanan atau Kontraktor yang telah mengerjakan Rehabilitasi Islamic Center di Ulugalung Desa Lempa Kec. Pammana dan Rekanan atau Kontraktor yang mengerjakan Rekonstruksi Kawasan Wisata Bangsalae Kel.Siwa Kec. Pitumpanua.

Hal ini kami meminta kepada Bupati agar di evaluasi Rekanan / Kontraktor tersebut untuk tidak diberikan lagi proyek di Kab. Wajo, Karena bocoran kami ketahui bahwa kedua proyek besar Pemda Wajo akan berkelanjutan Pembangunannya, dan Informasi yang dapat dipercaya bahwa kontraktor yang mengerjakan kedua proyek yang dinilai bermasalah, dapat disinyalir adalah ” Cukong Politik ” pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Wajo.- Tegas Marsose Gala Mantan Ketua DPC LAKI Kab. Wajo dua Periode. ( Tim )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *