Control24jam.co.id//Wajo Sulsel —
Dalam alur pemerintahan yang terus menata wajahnya, sorotan terhadap pejabat struktural tak pernah luput dari perhatian para wakil rakyat.
Dalam rona kebijakan yang terus bergulir,terkait pengunduran diri Kadis Pertanian,Ir.Ashar dan Bupati Wajo menunjuk Andi Pamenneri sebagai Plh, suara dari lembaga legislatif pun menggema.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Wajo dari partai Gerindra,H.Mustafa,SH,MH menegaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pengangkatan kepala dinas oleh Bupati.
“Jabatan bukan sekadar tempat singgah, tapi amanah yang besar. Kami berharap, kepala dinas yang ditunjuk benar-benar sosok yang kompeten, berintegritas, memiliki jaringan (networking) yang luas, dan loyal terhadap kepentingan rakyat dan negara,” ujarnya melalui telpon selulernya.Selasa (17/6).
Menurutnya, sebuah organisasi tidak akan berjalan kokoh jika ditopang oleh figur yang lemah dalam dasar keilmuan dan integritas. “Kepala dinas adalah penentu arah, penyambung visi kepala daerah, dan wajah pelayanan birokrasi. Maka, ia harus menjadi mata air keteladanan, bukan genangan kepentingan,” ucapnya.
Ia menambahkan, loyalitas bukan sekadar patuh kepada atasan, tapi pada cita-cita besar membangun daerah. “Jangan sampai jabatan diberikan hanya karena kedekatan, bukan karena kelayakan,” tuturnya dengan nada tegas namun penuh makna.
Anggota Komisi I berharap ke depan, pengisian jabatan struktural dilakukan secara selektif dan proporsional agar roda pemerintahan tidak hanya berputar, tapi juga bergerak maju membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Wajo,tutupnya.
Tim : Control 24jam.co.id
