Control 24 jam.co.id, WAJO – Proyek alifungsi Pembangunan Destinasi Kawasan Wisata Bangsalae Siwa Kec.Pitumpanua Kab.Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, Eks Bangunan Pusat Pendaratan Ikan ( PPI ) Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Wajo
Minggu, 9 April 2026 Pansus DPRD wajo LKPJ Tahun 2025, telah melakukan Monitoring di sejumlah item pembangunan antaran lain sebagai berikut :
1. Bangunan rehabilitasi 2 ( dua ) unit Gedung
2. Pembangunan pelataran parkir yang di Aspal 2 (dua) hamparan
3. Pembangunan jalanan rehabilitasi pemasangan Pavinblock
4. Pembangunan baru Mushallah yang belum rampung 100 persen.
Proyek pembangunan destinasi Kawasan Wisata Bangsalae Siwa Kec. Pitumpanua, eks Bangunan Pusat pendaratan Ikan ( PPI ) Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Wajo, menjadi Sorotan di sejumlah aktivis dan media di Kab. Wajo, ada beberapa yang menjadi sorotan atau alasan antara lain sebagai berikut :
1. Lokasi yang dijadikan proyek pembangunan destinasi Kawasan Wisata Bangsalae Siwa, Sudah pernah dibangun Pusat Pendaratan Ikan ( PPI ) dengan biaya bersumber dari APBN ( Anggaran Pendapatan Belanja Negara )
2. Pernah dibangun sejumlah Gasebo dan Panggung untuk acara acara baik acara kesenian maupun acara masyarakat lainnya, anggarannya ratusan juta yang bersumber dari APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) Kab. Wajo.
3. Sekarang digelontorkan lagi anggaran 7,5 Miliyar hanya dengan dalil pembangunan destinasi Kawasan Wisata Bangsalae Siwa, yang nyata – nyata lokasi tersebut sudah dua kali dibiayai oleh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah
4. Bisa disaksikan langsung Pembangunannya diduga tidak sesuai Speksifikasi, Namun sudah di PHO ( Provisional Hand Over ) atau serah terima sementara, tapi belum di finising buktinya masih banyak material belum dibersihkan di lokasi tersebut.
5. Informasi juga ada temuan BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan ) dan anggaran 7,5 milyar baru sekitar 5 milyar lebih dicairkan dan masih ada anggaran 23 persen belum dicairkan, Pertanyaannya Kenapa ? sampai masih ada anggaran 23 persen belum di cairkan padahal sudah di PHO, berarti diduga ada permasalahan didalamnya,- Demikian Disampaikan Marsose Gala Ketua MOI DPC Kab. Wajo kepada awak media Control 24 jam.co.id, Rabu, 22 april 2026
Marsose Gala, menambahkan sesuai hasil Pemantauannya bahwa bangunan Gedung utama telah ditemukan atapnya sudah ada bocor, begitu juga satu unit gedung dalam pandangan mata saja sudah terlihat Gedung tersebut tidak di plaster sebagaimana mestinya bangunan yang sudah rampung 100 persen dan pengaspalan kedua pelataran parkir diduga tidak memenuhi Volume ” Maka Proyek Pembangunan destinasi kawasan wisata bangsalae Siwa Kec. Pitumpanua berpotensi akan ada yang melaporkan ”


Kemudian pada hari Minggu 9 April 2026, saya telah memantau dan monitoring kedatangan Pansus DPRD Wajo LKPJ Tahun 2025, kami melihat Pansus DPRD hanya melakukan monitoring terhadap sejumlah bangunan, tapi tidak mengetahui persis kualitas atau mutu bangunan tersebut.- tegas Marsose Gala Mantan Wartawan harian palopo pos Fajar Group. ( Tim )






